Sakit Mata Merah,  Sakit Mata Pada Bayi, Sakit Mata Belekan, Sakit Mata Menular, Sakit Mata  Pada Anak, Sakit Mata Saat Hamil, Sakit Mata Ikan, Sakit Mata Bayi,  Sakit Mata Anak, Sakit Mata Pada Balita
Tampilkan postingan dengan label Penyakit Mata Merah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit Mata Merah. Tampilkan semua postingan

Penyakit Mata Belekan Tidak Mempan Obat Warung

Penyakit mata merah alias belekan sering mewabah di beberapa daerah. Pangkal
sebabnya cukup jelas : virus. Kalau hanya virus memang tidak apa-apa.Tapi
ketika virus menyerang seseorang yang sedang lemah, kondisi fisiknya, maka
infeksinya akan berbahaya karena ditunggangi kuman.

Gara-gara ditunggangi kuman, penyakit mata merah menjadi bengkak, merah membara,
disertai rasa nyeri pada bola mata. Ketika menjadi infeksi, produksi tahi
mata (belek) bertambah. Saat bangun tidur, penderita bahkan sulit membuka
matanya. Banyak kotoran di seputar tepi kelopak mata. Proses ini berlangsung
cepat, menyebabkan penglihatan kabur dan terasa ada ganjalan di bola mata.

Penyakit Mata Ikan, Penyakit  Mata Merah, Penyakit Mata Belekan, Penyakit Mata Menular, Penyakit Mata  Silinder, Penyakit Mata Glaukoma, Penyakit Mata Kucing, Penyakit Mata  Belek, Penyakit Mata Katarak, Penyakit Mata Pada Bayi



Sangat menular

Penyakit mata merah sangat menular. Semua alat yang dipakai dan menyentuh
mata seperti kaca mata, sapu tangan, handuk, lensa kontak, perias mata, mejadi
sumber penular. Tanpa sadar penularan bisa berlangsung lewat jemari tangan
yang sudah tercemar kuman atau virus.

Orang yang pekerjaannya banyak memegang uang, misalnya kasir, mudah tertular
infeksi mata. Kalau salah seorang anggota keluarga ada yang terkena penyakit
ini, maka anggota lain dalam keluarga mudah terkena.

Virus penyakit mata merah ini bertebaran di udara dan siap hinggap di tempat-tempat
keramaian, seperti terminal, bioskop, dan sekolah atau bekerja. Selain menambah
buruk proses penyakitnya, juga membahayakan orang sekitarnya, sekalipun sudah
berkacamata.

Tak mempan obat warung

Tidak semua infeksi mata perlu diobati jika penyebabnya virus. Namun,
jika penyebabnya kuman, baik sejak awal maupun kuman yang menunggangi kemudian,
diperlukan antibiotik. Terlebih jika infeksinya oleh trachoma yang komplikasinya
bisa mengakibatkan kebutaan.

Sayangnya, obat tetes mata yang bisa dibeli di warung tidak mampu menyembuhkan.
Banyak pasien tertunda penyembuhannya karena mengandalkan obat mata asal warung.

Obat mata warung hanya membersihkan bola mata dari polusi debu dan iritasi,
tapi tidak membunuh bibit penyakit. Lebih-lebih jika penyakitnya jamur. Perlu
jenis obat khusus, baik yang mengandung anti jamur – selain antibiotik
baik dalam bentuk salep atau tetes.

Apa perbedaan salep dengan tetes? Untuk penyakit infeksi mata yang berat,
daya kerja salep lebih bertahan lama. Sebab, sesuai bentuknya obat berbentuk
salep
lebih mudah menempel dan bertahan lama pada selaput lendir mata di bandingkan
dengan obat tetes. Obat tetes lekas habis masa kerjanya karena mudah mengalir
ke luar lagi bersama air mata.

Untuk itu kalau memakai obat tetes, perlu pemberian obat tetes lebih sering
dibandingkan dengan pemakaian salep, mungkin setiap 3 – 4 jam sekali.
Atau bisa lebih dari itu, sesuai tingkat keparahan infeksinya.

Salep kurang disukai sebab mengganggu pandangan dan memberikan rasa kurang
enak di mata, selain kurang sedap dipandang. Lagi pula tidak semua pasien
memakai salep mata secara benar. Mereka mengoleskan salep pada selaput lendir
merah kelopak mata, bukan langsung pada biji mata, sehingga berlepotan mengenai
bulu mata. Caranya, mirip dengan cara mengoleskan odol pada sikat gigi. Di
depan cermin, salep dioleskan pada sisi dalam kelopak mata bagian bawah dengan
cara menarik kelopak mata bawah.

Semua obat infeksi mata harus ditebus dengan resep dokter. Tidak semua penyakit
mata merah sama penyebabnya dan sama pula obatnya. Pemakaian obat mata sembarangan
bisa membehayakan mata. Untuk infeksi mata yang dinilai parah, dokter mempertimbangkan
pemberian obat minum, selain salep atau obat tetes mata.

Obat mata yang diresepkan dokter banyak jenisnya. Kandungan obatnya pun beraneka.
Selain ada berbagai pilihan jenis antibiotiknya, ada obat mata yang berisi
tambahan obat kostikosteroid. Obat ini dipilih untuk membantu mempercepat
penyembuhan peradangan.

Namun, tidak semua penyakit mata merah boleh memakai obat mata yang mengandung
bahan ini. Jika penyakit mata sudah mengenai bagian kornea (hitam mata), obat
jenis ini tidak boleh dipakai. Begitu juga jika penyakit mata merah disebabkan
oleh virus herpes, ada luka tusukan, atau borok pada kornea. Oleh karena itu,
penderita penyakit mata merah yang kelihatannya sama belum tentu boleh memakai
obat mata yang sama.

Tidak semua karena infeksi

Benar, tidak semua mata merah disebabkan oleh infeksi. Mungkin juga suatu
glaucoma (meningkatnya tekanan didalam bola mata sehingga merusak pandangan
dan berakhir dengan kebutaan). Atau bisa pula alergi mata, peradangan tirai
mata, atau akibat penyakit otoimun pada mata.

Bedanya, pada infeksi mata disertai dengan keluhan dan gejala infeksi umumnya,
seperti demam, tidak enak badan, rasa nyeri pada mata, ada peradangan pada
bola mata dan kelopaknya, disertai dengan bertambah banyaknya kotoran mata.
Sedangkan pada bukan infeksi mata, gejala dan tanda infeksi itu tidak ada.
Yang terlihat adalah sama-sama merahnya.

Mata merah karena alergi biasanya hilang timbul dan sudah berlangsung lama
disertairasa gatal dan mereda jika tidak kontak dengan debu, angin, atau serbuk
allergen lainnya. Pasien sendiri harus melacak faktor pencetus alergi pada
bola matanya, termasuk apakah faktor itu akibat kosmetik perias mata yang
tidak cocok.
Pengidap TBC, campak, difteria, cacingan pun dapat memperlihatkan gejala
mata merah. Tapi tentu tidak sembuh dengan obat antibiotik karena harus di
sembuhkan dulu penyakit yang jadi akar penyebabnya

»»  Baca Selengkapnya...

Penyakit Mata Merah Sangat Gampang Menular

Ibu sumi..@eudoramail.com mengirimkan e-mail pada saya dengan pertanyaan sebagai berikut: Kami sekeluarga terdiri dari kami berdua, suami-isteri dan tiga anak yang berusia 12 tahun, 8 tahun dan 5 tahun. Anak pertama kami menderita sakit batuk pilek, mata berair, tak ada belekan, bengkak dan bewarna merah merah sudah 2 minggu, dan menularkan kepada suami saya sekitar 5 hari yang lalu. Sekarang saya merasa kedua mata mulai terasa gatal–gatal. Saya tinggal diperumahan BTN di Bekasi dan hampir separuh penghuni perumahan sa’at ini menderita penyakit mata merah. Apa kira–kira penyebab penyakit mata merah itu, cara penularannya dan cara pencegahannya. Terima kasih atas jawaban Dokter.

Penyakit Mata Ikan, Penyakit  Mata Merah, Penyakit Mata Belekan, Penyakit Mata Menular, Penyakit Mata  Silinder, Penyakit Mata Glaukoma, Penyakit Mata Kucing, Penyakit Mata  Belek, Penyakit Mata Katarak, Penyakit Mata Pada Bayi


Ibu Sumi Yth, dari pemantauan kami ditempat praktek kami, bulan bulan ini kita memang telah memasuki musim pancaroba sehingga terdapat berbagai penyakit yang khusus menyerang masyarakat dimusim pancaroba seperti influenza, batuk-pilek, radang paru dan radang mata. Radang mata menular atau epidemic keratoconyunctivitis (pharyngoconyunctival fever) biasanya disebabkan oleh virus yang termasuk golongan adenovirus yang menyerang mata dan saluran nafas sebelah atas. Selain itu terdapat golongan virus lain yang menyerang mata hingga merah dan berhubungan dengan infeksi virus yang menyerang usus namun jenis ini lebih jarang ditemukan di Indonesia. Dari keluhan keluarga ibu, kelihatannya penyakit yang diderita keluarga ibu termasuk virus yang menyerang mata dan saluran nafas.

Penularan virus biasanya terjadi melalui semburan titik ludah pada waktu bersin/batuk, melalui pegangan tangan secara langsung, atau melalui media lain yang tercemar adenovirus seperti saputangan, bantal tempat tidur, atau handuk Penyakit virus mata mempunyai masa inkubasi. Virus hanya bisa menginfeksi seseorang kalau terdapat luka-luka halus pada selaput putih mata yang ditimbulkan karena gosokan atau tekanan penderita langsung dimata karena terdapat rasa gatal pada mata. Tindakan ini menyebabkan terjadinya luka halus pada selaput bola mata dan adenovirus dapat masuk. Virus yg masuk akan meyebabkan rasa gatal yang lebih hebat, dan biasanya akan ditekan/digosok kembali oleh penderita.

Masa masuknya virus hingga timbulnya gejala berkisar sekitar 5 – 12 hari. Gejala yang timbul biasanya bagian putih mata terlihat merah, keluar airmata yang banyak, rasa gatal, silau melihat cahaya terang dan rasa perih, serta biasasnya terkena pada kedua mata. Kadangkala kelenjar getah bening di depan telinga terasa membesar dan nyeri kalau dipegang, timbul pilek atau radang ringan disaluran nafas atas. Bila terdapat cairan mata bernanah, maka radang virus telah bertambah terinfeksi oleh kuman jenis lain dan perlu pengobatan oleh dokter.

Pada prinsipnya infeksi virus adalah penyakit yang akan sembuh sendiri tanpa diobati bila tidak terdapat infeksi dan kalau mata tidak ditekan/digosok. Ada beberapa kiat yang dapat diterapkan untuk mencegah penularan:

1. Penderita sakit mata merah:
a. Mata dilarang keras untuk digosok atau ditekan. Bila terdapat banyak air mata, sentuh ujung mata dengan tisu bersih agar cairan mata tidak menetes.
b. Cuci tangan dengan sabun sehabis menyentuh mata
c. Pisahkan kebutuhan pribadi seperti saputangan, bantal atau handuk dari orang lain
d. Pakai kaca mata warna hitam agar mata tidak silau.

2. Pada orang yang berinter aksi dengan penderita sakit mata:
a. Jangan memegang atau bertempelan pipi dengan penderita sakit mata merah.
b. Bila terpaksa memegang/dipegang, segera cuci tangan dengan sabun dan jangan menyentuh mata .
c. Jangan memegang/memakai milik pribadi penderita sakit mata merah.
d. Bila mata terasa gatal, upayakan jangan menggosok/menekan mata. Anda dapat menghilangkan rasa gatal dengan mengejapkan mata, mengusap kulit diatas alis atau menggerak-gerakkan kulit pipi dibawah mata.
»»  Baca Selengkapnya...

Penyebab Penyakit Mata Ikan Pada Kaki

Klavus atau mata ikan adalah penebalan kulit yang biasanya timbul di permukaan kaki, akibat tekanan dan gesekan terus menerus di bagian kaki. Selain mengganggu kenyamanan, mata ikan juga berhubungan dengan salah satu penyakit lain, salah satunya adalah gangguan saraf. Oleh sebab itu, mata ikan perlu ditangani dengan tepat.

Menurut dr.Irawati Hawari, Sp.S, spesialis saraf dari Mental health Center Hawari & Associates, Jakarta, mata ikan terjadi karena kelainan saraf pembuluh darah. Gejalanya, nyeri kronis dan luka. Kadang, nyeri ini diakibatkan gangguan saraf tepi. Mata ikan juga dapat merupakan penyakit yang timbul karena diabetes.

Sementara itu Riani Susanto, ND, CT, ahli naturopati di Jakarta, penyebab mata ikan antara lain adalah tumpuan berat tubuh tidak seimbang. Bisa pula karena infeksi bakteri streptococcus dan kebasaan tubuh tidak seimbang.

Penyakit Mata Ikan, Penyakit  Mata Merah, Penyakit Mata Belekan, Penyakit Mata Menular, Penyakit Mata  Silinder, Penyakit Mata Glaukoma, Penyakit Mata Kucing, Penyakit Mata  Belek, Penyakit Mata Katarak, Penyakit Mata Pada Bayi


Karena itu ia menganjurkan untuk menjaga keseimbangan kadar asam basa dengan jus sayuran. Hindari makanan berminyak dan manis. Oleskan tree oil atau campuran vitamin E dengan bawang putih yang dihaluskan. Setelahnya, pakai kaus kaki 100 persen katun.

Untuk mencegah mata ikan timbul kembali, pakailah sepatu dengan bantalan telapak kaki yang baik, jaga berat badan ideal, dan pilih alas kaki yang sesuai.
»»  Baca Selengkapnya...

Cara Mengobati Penyakit Mata Ikan di Kaki

Kutil dan mata ikan sering menyerang pada kaki, tangan dan jemari. Beberapa orang menyebutnya caplak. Penyakit ini terdengar kampungan dan kurang elit, karena itu seseorang yang terkena mata ikan dan atau kutil biasanya malu dan hanya didiamkan saja. Padaha jika hanya didiamkan nantinya akan membesar dan rasa percaya diri akan berkurang. Jika ada mata ikan ditelapak tangan rasanya sungkan untuk salaman karena ada menonjol ditangan, atau sakit untuk berjalan karena caplaknya ada ditelapak kaki. *curhat seseorang hehehe*.

Penyakit Mata Ikan, Penyakit Mata Merah, Penyakit Mata Belekan, Penyakit Mata Menular, Penyakit Mata Silinder, Penyakit Mata Glaukoma, Penyakit Mata Kucing, Penyakit Mata Belek, Penyakit Mata Katarak, Penyakit Mata Pada Bayi

Kenapa ini terjadi? Bagaimana menghilangkannya?
Penyakit ini ternyata disebabkan oleh human papillomavirus (HPV). Virus HPV ini ada beberapa macam ada yang menyerang kaki (HPV-1) dan tangan (HPV-2), khusus untuk HPV jenis lain seperti yang menyerang servik, dan alat kelamin (genital) tidak saya bahas kerena agak serem topiknya.

Mengobati kutil dan mata ikan biasanya dengan obat Collomack®, kandungannya asam salisilat 40%. Asam salisilat berfungsi mengikis lapisan epidermis sehingga lapisan kulit menjadi tipis, sampai akar mata ikan sehingga hilang. Namun sejak Collomack tidak diproduksi lagi penderita kutil/ mata ikan kesulitan mengobatinya. Sekarang juga ada yang membuat formula seperti Collomack, namanya Callusol® (kandungannya hampir sama dengan Collomack). *bukan promosi obat kutil dan mata ikan*. Harganya tidak mahal.

Saya punya mata ikan dikaki tapi ukuranya udah gede, apakah mempan pake obat diatas?

Sebaiknya mata ikan dan kutil tidak dibiarkan, jika mata ikannya masih kecil bisa diobati dengan asam salisilat 40% namun jika mata ikan sudah sebesar koin sebaiknya segeralah kedokter, minta dilakukan minor surgery (operasi kecil) tidak perlu takut kok hanya dibius lokal sedikit, lapisan tebal tersebut akan diangkat dan setelah dikasih obat akan diperban agar lukanya kering dan sembuh. Bisa lompat-lompat lagi hehehe. Kalo mau tahu lebih detail mengenai mata ikan (Plantar Wart) kesini aja deh.

Tips 1: Jika ingin menggunakan obat ini sebaiknya rendam dulu kaki atau tangan atau jemari selama 15-30 menit agar lapisannya tidak keras lalu sikat dengan lembut bagian yang terkena caplak, setelah itu oles dengan obat asam salisilat 40%. Beberapa merek selain obat diatas memberikan ring bentuk bulat agar obatnya tidak melebar.

Tips 2:Rajin pake lotion biar tetap moist dan buat pria tidak ada salahnya menggunakan lotion untuk menjaga kaki tetap sehat, tidak kering dan pecah-pecah.

Rawat kaki indahmu :D

»»  Baca Selengkapnya...